Kurikulum

Di SMP Negeri Laktutus, saat ini menggunakan Kurikulum Merdeka, versi sebelum dan Pendekatan Deep Learning. 

Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning tidak berarti Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) adalah kurikulum baru yang menggantikan Kurikulum Merdeka, melainkan pendekatan atau strategi untuk memperkaya dan menyempurnakan proses belajar dalam kerangka Kurikulum Merdeka.


Pembeda Utama

  • Kurikulum Merdeka: Fokus pada fleksibilitas, otonomi sekolah, serta pengembangan karakter dan kompetensi abad ke-21 dengan menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran. Guru bebas memilih materi sesuai kebutuhan siswa.

  • Pendekatan Deep Learning (DL): Fokus pada pemahaman konsep yang mendalam dan bermakna, menekankan proses berpikir kritis, analitis, dan kreatif, serta menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata.

Tiga Elemen Utama Deep Learning dalam Pendidikan

Pendekatan Deep Learning berupaya meningkatkan pemahaman siswa melalui tiga aspek utama:

  1. Mindful Learning: Siswa diajak untuk senantiasa sadar akan proses pembelajaran yang sedang dijalani, termasuk apa yang sudah atau belum mereka kuasai.

  2. Meaningful Learning: Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa diajak untuk berpikir kritis dan benar-benar memahami alasan di balik setiap materi yang dipelajari, serta relevansinya dengan kehidupan nyata.

  3. Joyful Learning: Proses belajar dibuat menyenangkan sehingga siswa merasa puas dengan pemahaman mendalam yang mereka dapatkan.

Integrasi dan Sinergi

Prinsip-prinsip Deep Learning sangat selaras dengan Kurikulum Merdeka, terutama dalam aspek:

  • Pembelajaran Personal (Personalized Learning): DL dapat menggunakan teknologi (seperti AI dan analisis data) untuk mempersonalisasi materi, metode, dan proyek agar sesuai dengan gaya belajar, minat, dan tingkat pemahaman individual siswa.

  • Fokus pada Kompetensi dan Karakter: DL mendukung pengembangan keterampilan literasi dasar, kompetensi abad ke-21 (seperti kolaborasi), dan kualitas karakter.

  • Evaluasi Proses: DL memungkinkan evaluasi dan umpan balik yang otomatis, mendalam, dan konstruktif, tidak hanya berfokus pada hasil akhir tetapi juga pada proses belajar siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar